Persatuan Ahli Farmasi Indonesia disingkat PAFI adalah organisasi yang menghimpun tenaga ahli farmasi profesi Asisten Apoteker (AA) seluruh Indonesia, sekarang disebut Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK). Enam bulan setelah Proklamasi Negara Republik Indonesia dibentuklah secara nasional PAFI. Yaitu tepatnya pada tanggal 13 Februari 1946 di Hotel Merdeka Jogjakarta dan sebagai anggota pendiri yang berjasa diangkatlah Ketua PAFI pertama Bapak Zainal Abidin.

Pada awal kemerdekaan terjadi peperangan dengan Pasukan Belanda yang bertujuan ingin merebut kembali tanah jajahan mereka. Sebagai Ketua PAFI pertama Bapak Zainal Abidin bersama Bapak Kasio mendapat tugas untuk memindahkan perbekalan farmasi dan mesin-mesin yang berada di Manggarai (Jakarta) ke Jogjakarta, Tawangmangu dan Ambarwinangun dengan menggunakan sarana transportasi kereta api Bapak Zainal Abidin dan teman-teman Asisten Apoteker (AA) lainnya pun akhirnya berhasil memindahkan perbekalan farmasi dan mesin-mesin tersebut, yang kemudian diberikan kepada para pejuang Republik Indonesia yang membutuhkannya.

PAFI merupakan Organisasi Farmasi Tertua di  Indonesia, bahkan Profesi Asisten Apoteker (AA) lebih dahulu muncul keberadaannya daripada profesi Apoteker. Hal ini disebabkan karena pada masa pemerintahan Kolonial Belanda, hanya pendidikan Asisten Apoteker (AA) yang mampu dijalankan, bahkan rintisannya harus dididik langsung di Negeri Belanda.

Kepengurusan PAFI Pusat Sunting

Ketua Umum PP PAFI tahun 1946, 1948, 1950 dijabat oleh Drs. Zainal Abidin sampai dengan tahun 1960 sampai dengan MUNAS ke-9 tahun 1980 Ketua Umum dijabat oleh Harsono Radjak Mangunsudarso dikukuhkan lagi sebagai Ketua Umum dengan Sekretaris Jenderal yang dijabat oleh M. Rusdi. Pada MUNAS ke-10 tahun 1990 Ketua Umum PP PAFI dijabat oleh M. Rusdi dengan sekretaris Jenderal di jabat oleh Hakimi Malik, SH

Pada MUNAS ke-11 tahun 2003 M. Rusdi memenangkan pemilihan Ketua Umum PP PAFI yang untuk pertama kalinya menggunakan sistem one man one vote, Sekretaris Jenderal tetap dijabat oleh Hakimi Malik, SH sedangkan DR. Faiq Bahfen sebagai Pembina dan Dewan Pertimbangan PAFI.

Kepengurusan PAFI Pusat periode tahun 2009-2014 dipegang oleh Drs. Sriyanto sebagai Ketua Umum dan Drs. Hendro Tri Pancoro sebagai Sekretaris Jenderal.

Dengan diselenggarakannya Musyawarah Nasional XIII Tahun 2014 di Jakarta yang bertepatan pada hari ulang tahun PAFI, kepengurusan pusat 2014-2019 dipegang oleh Dr. Faig Bahfen, S.H sebagai Ketua Umum dan Junaedi S.Si.,M.Farm.,Apt sebagai Sekretaris Jenderal.